Kalkulator Kalori

Hitung dengan tepat berapa kalori yang Anda butuhkan per hari untuk mencapai tujuan berat badan

Antara 15 dan 120 tahun

Masukkan berat dalam kilogram

Masukkan tinggi dalam sentimeter

Pilih tingkat yang paling sesuai dengan minggu biasa Anda

Ini menentukan target kalori yang direkomendasikan untuk Anda

Memahami Kalori dan Keseimbangan Energi

Kalori adalah satuan energi yang digunakan tubuh untuk menjalankan semua proses mulai dari bernapas, mengedarkan darah, hingga berlari dan mengangkat beban. Jumlah kalori yang Anda butuhkan setiap hari tergantung pada Laju Metabolisme Basal (BMR), yaitu energi yang dibakar tubuh saat istirahat total untuk menjaga organ tetap berfungsi, dan Total Pengeluaran Energi Harian (TDEE), yang mencakup kalori yang dibakar melalui aktivitas fisik, pencernaan, dan gerakan sehari-hari. Kalkulator ini menggunakan rumus Mifflin-St Jeor, formula paling akurat yang banyak dipakai untuk memperkirakan BMR, yang telah diverifikasi oleh American Dietetic Association sebagai lebih baik dibanding rumus lama seperti Harris-Benedict.

Pengelolaan berat badan mengikuti prinsip sederhana: keseimbangan energi. Ketika Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit dari TDEE, tubuh menggunakan cadangan energi (terutama lemak) untuk menutupi kekurangan, sehingga terjadi penurunan berat badan. Defisit sekitar 500 kalori per hari menghasilkan penurunan sekitar 0,45 kilogram (satu pon) lemak per minggu, sedangkan defisit 1.000 kalori menggandakan laju tersebut menjadi sekitar satu kilogram per minggu. Sebaliknya, makan lebih banyak dari TDEE menciptakan surplus yang mendukung pertumbuhan otot bila dikombinasikan dengan latihan beban, atau menyebabkan penambahan lemak jika surplus berlebihan atau tanpa olahraga.

Meski menghitung kalori terbukti efektif untuk pengelolaan berat badan, tidak semua kalori sama dari segi nutrisi. Kalori dari protein (4 kcal per gram) memiliki efek termik lebih tinggi, artinya tubuh membakar lebih banyak energi saat mencerna protein dibanding karbohidrat atau lemak. Protein juga membantu menjaga otot saat defisit kalori, yang penting untuk mempertahankan laju metabolisme. Karbohidrat (4 kcal per gram) menyediakan energi cepat untuk latihan dan fungsi otak, sementara lemak (9 kcal per gram) mendukung produksi hormon dan penyerapan nutrisi. Pendekatan seimbang yang memenuhi target kalori sambil mengutamakan makanan utuh akan memberikan hasil terbaik dalam jangka panjang.

Untuk hasil yang berkelanjutan, hindari menurunkan asupan di bawah 1.200 kalori per hari untuk wanita atau 1.500 untuk pria tanpa pengawasan medis. Diet sangat rendah kalori dapat memicu adaptasi metabolik, menyebabkan kehilangan otot, dan defisiensi nutrisi. Sebaiknya, targetkan defisit moderat 500 kalori, kombinasikan dengan aktivitas fisik teratur, dan hitung ulang kebutuhan kalori setiap penurunan 2-4,5 kg. Alat seperti Kaloria dapat membantu Anda tetap pada jalur dengan otomatis mencatat makanan dan melacak asupan harian terhadap target yang dihitung, sehingga menghilangkan tebakan saat menghitung kalori.

Cara Menggunakan Kalkulator Kalori Ini

  1. Pilih sistem satuan Anda (Metrik atau Imperial) menggunakan tombol di atas. Semua kolom input akan menyesuaikan secara otomatis.
  2. Masukkan usia, berat badan, dan tinggi badan Anda. Data ini digunakan dalam rumus Mifflin-St Jeor untuk menghitung BMR Anda.
  3. Pilih jenis kelamin biologis dan tingkat aktivitas Anda. Jujurlah tentang aktivitas Anda — kesalahan paling umum adalah melebih-lebihkan.
  4. Pilih tujuan Anda: menurunkan berat badan, mempertahankan berat badan, atau menambah otot. Ini menentukan apakah defisit atau surplus kalori diterapkan.
  5. Klik "Hitung Kalori" untuk melihat BMR, kalori pemeliharaan, target asupan, grafik pembagian kalori, empat target khusus tujuan, proyeksi garis waktu, dan pembagian makan harian. Gunakan hasil ini untuk merencanakan strategi nutrisi Anda.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa kalori yang harus saya konsumsi per hari untuk menurunkan berat badan?

Untuk menurunkan berat badan dengan aman dan berkelanjutan, Anda harus makan 500 kalori di bawah TDEE (Total Pengeluaran Energi Harian). Ini menciptakan defisit mingguan 3.500 kalori, setara dengan penurunan sekitar 0,45 kg lemak per minggu. Misalnya, jika TDEE Anda 2.200 kalori, targetkan 1.700 kalori per hari. Hindari makan di bawah 1.200 kalori (wanita) atau 1.500 kalori (pria) tanpa pengawasan medis karena defisit ekstrem dapat memperlambat metabolisme dan menyebabkan kekurangan nutrisi.

Apa itu rumus Mifflin-St Jeor?

Rumus Mifflin-St Jeor adalah formula paling akurat yang banyak digunakan untuk memperkirakan Laju Metabolisme Basal (BMR). Diterbitkan pada 1990, rumus ini menghitung kalori minimum yang dibutuhkan tubuh saat istirahat. Rumusnya: Untuk pria, BMR = (10 x berat kg) + (6,25 x tinggi cm) - (5 x usia tahun) + 5. Untuk wanita, BMR = (10 x berat kg) + (6,25 x tinggi cm) - (5 x usia tahun) - 161. TDEE dihitung dengan mengalikan BMR dengan faktor aktivitas antara 1,2 hingga 1,9.

Apa perbedaan antara BMR, TDEE, dan target kalori?

BMR (Laju Metabolisme Basal) adalah kalori yang Anda bakar saat istirahat total hanya untuk hidup — bernapas, sirkulasi, perbaikan sel. TDEE (Total Pengeluaran Energi Harian) adalah BMR dikalikan faktor aktivitas, mewakili total kalori yang Anda bakar dalam sehari termasuk olahraga dan gerakan harian. Target kalori Anda adalah TDEE yang disesuaikan dengan tujuan: dikurangi untuk penurunan berat badan, sama untuk pemeliharaan, atau ditambah untuk penambahan otot. BMR biasanya 60-75% dari TDEE Anda.

Bagaimana cara memilih tingkat aktivitas yang tepat?

Jujurlah dan jika ragu, pilih tingkat yang lebih rendah. Sedentari berarti pekerjaan meja tanpa olahraga formal. Aktif Ringan adalah 1-3 hari olahraga ringan per minggu, seperti jalan kaki atau yoga. Aktif Sedang berarti 3-5 hari olahraga sedang seperti jogging, bersepeda, atau angkat beban. Sangat Aktif adalah olahraga intens 6-7 hari seminggu. Sangat Aktif Ekstra untuk atlet dalam pelatihan atau pekerjaan fisik berat seperti konstruksi. Kebanyakan orang melebih-lebihkan tingkat aktivitasnya, yang menyebabkan konsumsi kalori berlebih.

Apakah defisit 1.000 kalori aman?

Defisit 1.000 kalori per hari dapat menghasilkan penurunan berat badan cepat sekitar 1 kg per minggu, tapi ini agresif dan tidak cocok untuk semua orang. Bisa menyebabkan rasa lapar berlebihan, kelelahan, kehilangan otot, dan penurunan metabolisme jika berlangsung lama. Biasanya hanya direkomendasikan untuk orang dengan BMI di atas 30 dan di bawah pengawasan profesional kesehatan. Untuk kebanyakan orang, defisit 500 kalori lebih aman, berkelanjutan, dan lebih baik untuk menjaga massa otot.

Apakah saya perlu menghitung ulang kalori saat berat badan turun?

Ya. Saat berat badan turun, tubuh membutuhkan kalori lebih sedikit untuk mempertahankan diri karena jaringan yang harus dipertahankan berkurang. Setiap penurunan 2-4,5 kg, Anda harus menghitung ulang BMR dan TDEE. Adaptasi metabolik juga bisa membuat tubuh membakar sedikit kalori lebih sedikit dari prediksi. Jika penurunan berat badan berhenti lebih dari dua minggu meskipun sudah konsisten, kurangi asupan 100-200 kalori atau tingkatkan aktivitas sedikit.

Bagaimana cara melacak kalori dengan akurat?

Cara paling efektif adalah menggunakan aplikasi pelacak kalori seperti Kaloria, yang menggunakan AI untuk mencatat makanan dari foto dan pemindaian barcode, menghilangkan kebutuhan input manual. Timbang makanan Anda dengan timbangan dapur selama beberapa minggu pertama untuk kalibrasi porsi. Baca label nutrisi dengan teliti dan perhitungkan minyak, saus, dan minuman yang sering terlewat. Kebanyakan orang meremehkan asupan mereka 20-50%, jadi pelacakan konsisten sangat penting untuk hasil akurat.

Lacak Perjalanan Kesehatan Anda dengan Kaloria

Sekarang setelah Anda mendapatkan hasil, ambil langkah selanjutnya. Kaloria AI membantu Anda mencapai tujuan kesehatan dengan melacak nutrisi secara otomatis. Cukup ambil foto makanan Anda.

Coba Kaloria AI Gratis
Kaloria AI Coaches